Loading...
puripurikecil
Klik untuk melakukan pemesanan
Hubungi: 0361 738852

 
Apa yang harus anda
ketahui sebelum tiba di Bali


MENJADWALKAN KUNJUNGAN ANDA – IKLIM

Pulau Bali berada di selatan Khatulistiwa dan karena itu pulau ini diberkati dengan iklim tropis yang menyenangkan: hangat sepanjang tahun. Bali memiliki suhu yang konstan, yaitu berkisar antara 2 hingga 3 derajat Celsius saja sepanjang tahun dari 26ºC hingga 30ºC. Pada malam hari, kisaran suhu lebih besar, yaitu turun 5 hingga 6 derajat.

Antara April dan Oktober, hujan yang turun hanya sedikit atau tidak ada hujan sama sekali. November hingga Maret merupakan bulan-bulan musim hujan: hujan yang hangat, hanya terjadi beberapa jam dalam sehari, seringkali pada malam hari. Dan setelah itu, pantainya. Panas seperti sebelumnya! Sangat jarang terjadi hujan yang terus menerus meskipun sedang terjadi perubahan iklim global.


Kunjungi saja kota Denpasar: Kuta, Nusa Dua, Sanur adalah beberapa tempat menginap yang disarankan.

Candi Kuning dan Besakih terletak di daerah pegunungan.

Pada dasarnya, anda dapat mengunjungi Bali sepanjang tahun. Tetapi, berhati-hatilah terhadap matahari di siang hari.

Terdapat perbedaan iklim antara satu wilayah dan wilayah lainnya. Tentu saja, semakin anda memasuki dataran yang lebih tinggi, suhu pun semakin dingin. Ingat bahwa gunung tertinggi di Bali tingginya lebih dari 3.000m...tetapi tiga ribu meter di bawah khatulistiwa.

Menurut statistik, Bali merupakan tujuan wisata sepanjang tahun. Kunjungan setiap bulannya konstan: antara 140 dan 160.000 pada bulan Februari dan November – yang merupakan bulan-bulan dengan jumlah kunjungan tak terlalu banyak – dan antara 180 hingga 220.000 kunjungan pada 10 bulan lainnya.

Tahun lalu – 2009 - 2.233.515 wisatawan berkunjung ke Bali.


Sumber: La gazzette de Bali, majalah bulanan gratis berbahasa Perancis.

DAERAH WISATAWAN

Seluruh pulau sangat indah dan menarik dan dibutuhkan waktu lebih dari sebulan untuk melihat semuanya meskipun sekilas saja. Saya akan memberikan beberapa daerah yang tempat-tempat pariwisata terkonsentrasi.
Kuta/ Legian/ Seminyak/Kerobokan

Kuta adalah tempat favorit orang-orang muda: terdapat lebih dari 2000 deretan yang sebelah menyebelah di tempat ini, juga ratusan restauran, diskotik, bar, hotel dalam semua kategori, pusat-pusat pertokoan, tempat-tempat hiburan malam. Tempat ini adalah pariwisata massal yang ada di Bali. Toko-toko buka antara pukul 10.00 hingga 22.00. Banyak tempat hiburan malam yang tutup pada dini hari, minimarket buka 24 jam, tujuh hari dalam seminggu.


Orang-orang muda yang berkunjung ke Bali akan langsung pergi ke Kuta, terlepas dari kenyataan bahwa tempat ini bising dan lalu lintasnya luar biasa ramai.

 

Pantai di kuta sangat indah dan tampak seperti tak ada batasnya; Matahari terbenamnya yang sangat elok membuat Kuta terkenal di seluruh dunia. Lautnya memiliki ombak yang sangat bagus untuk berselancar, bahkan untuk para pemula.

Setelah Kuta, tanpa batas yang jelas di mana daerah yang satu berakhir dan di mana daerah lainnya dimulai, adalah Legian, Seminyak, Krobokan. Ketiga tempat terakhir ini adalah tempat yang lebih baru dari Kuta dan memiliki banyak toko dan restauran.

Sanur

Sanur terletak di pantai tenggara pulau Bali; Tempat ini jauh lebih sepi daripada Kuta meskipun pariwisatanya dibangun dengan baik. Terdapat banyak hotel yang bagus tetapi hanya sedikit pusat perbelanjaan dan kehidupan malam. Pembatas karang yang membentang di sepanjang bagian depan pantai memungkinkan untuk mandi yang lebih aman.

Sanur merupakan desa pantai yang sepi dengan tempat jalan-jalan yang membentang di sepanjang pantai berpasir yang dipenuhi dengan payung-payung pantai yang besar, bangku-bangku untuk berjemur dan meja-meja bar. Untuk sampai di pembatas karang, anda dapat menyewa perahu, yaitu kapal boat khas Indonesia yang dilengkapi dengan dua bilah dayung.

Nusa Dua

Nusa Dua dalam Bahasa Bali berarti “pulau kedua – pulau di tengah pulau”.

Berada di pantai timur semenanjung Bukit, Nusa Dua adalah taman yang luas dengan padang rumput yang dibentuk sangat elegan dan merupakan tempat hotel-hotel yang paling elegan dan mahal di Bali. “Pulau di dalam pulau” ini adalah mata air di tengah gurun artifisial, jauh dari tradisi dan adat-istiadat Bali yang hanya diwakili oleh gamelan, yang menyambut kedatangan para tamu serta pakaian khas Bali para karyawan. Nusa Dua adalah akomodasi bergaya internasional yang bahkan tempat perbelanjaannya pun disesuaikan dengan kebutuhan para wisawatan kaya dengan dana tak terbatas.

Ubud

Ubud adalah, atau dulunya, sebuah desa yang terletak di antara hutan-hutan kecil yang hijau dan dikelilingi oleh beberapa sungai dan kolam bunga teratai. Salah satu dari beberapa pemandangan yang tersisa dapat dilihat di depan pura utama dan anda dapat menikmatinya sembari menikmati makanan yang lezat di restauran “Lotus”. Saat ini Ubud merupakan tujuan para wisata yang ingin tinggal jauh dari laut dan ingin menikmati sejuknya angin malam sembari menikmati tinggal di lingkungan budaya internasional. Untuk orang-orang muda, Ubud adalah tujuan wisata satu hari yang menarik.

Juga, di tempat ini restauran, hotel, toko-toko memberikan nuansa yang lebih santai.

Ada banyak musium – bengkel para pelukis yang tak terhitung jumlahnya – karena di sini merupakan pusat lukisan asli Bali dan jantung kebudahaan Bali.

Beberapa pelukis Eropa tinggal di sini seperti Walter Spies dari Jerman, Rudolf Bonnet dari Belanda, Abdul Aziz dari Jawa dan Antonio Blanco dari Spanyol.

Utara

Pantai utara dan lautnya sangat ideal untuk mereka yang menyukai olah raga air.

Barat Laut

Menjangan, adalah pantai dan pulau kecil yang memiliki daya tarik luar biasa untuk penyelaman bawah laut di sepanjang terumbu karang.

Jalur lumba-lumba setiap hari, juga tampak dari atas kapal boat, yang merupakan pemandangan yang indah. Lovina, dekat dengan singaraja dan merupakan pelabuhan utama pulau Bali pada masa Belanda, terdapat beberapa tempat yang termasuk dalam wilayahnya tetapi fasilitas untuk wisatawan terbatas.

Timur Laut

Medan yang berbatu dan kering masih menyisakan tanda-tanda letusan gunung berapi terakhir, yaitu Gunung Agung. Tanahnya ideal untuk perkebunan jeruk, alpukat dan lontar, yang sari buahnya sangat enak rasanya ketika diminum dalam keadaan segar. Amed dan Tulamben menyediakan akomodasi yang bagus, kecil tetapi nyaman untuk para pecinta scuba diving (baju selam, tangki, pemandu dan perahu dapat disewa).

Di laut, dekat dengan pantai Tulamben – 30 m dari pantai, pada kedalaman antara 3 - 30 m – terdapat kapal angkutan Amerika yang bernama “Liberty” yang ditenggelamkan oleh Jepang pada 1942. Bangkai kapal tersebut menjadi rumah bagi beberapa koloni ikan dari berbagai spesies dan merupakan salah satu titik selam yang paling terkenal.


 

PAKAIAN: APA SAJA YANG DIBAWA

Ikutilah kebiasaan bagi untuk membawa barang sesedikit mungkin: kemeja, kaos katun, celana pendek dan panjang yang berbahan ringan, sepasang celana jeans. Pakaian berbahan nilon tidak dianjurkan karena menahan keringat.

Jika anda ingin tampak modis untuk acara-acara malam hari di tempat-tempat yang elegan, celana panjang putih atau biru dapat dikenakan dengan kemeja sutra atau linen. Tidak perlu membawa jaket. Bagi wanita yang ingin menunjukkan gaya-gaya busana yang berbeda dapat menemukan apa yang dibutuhkannya di lokasi setempat dengan harga yang wajar. Bawalah sweather ringan untuk malam hari atau jika anda bertamasya ke gunung. Jas hujan yang ringan – yang harganya murah untuk dimasukkan ke dalam tas anda jika anda bepergian dengan sepeda motor. Dan, tentu saja, jangan lupa perlengkapan mandi!


Toko terkenal milik orang Italia

Ketika mengunjungi pura, ingatlah bahwa celana pendek tidak diizinkan: di jalan masuk menuju pura anda akan diberikan sarung – kain berwarna warni – untuk menutupi bagian kaki dan selendang untuk diikatkan di seputar pinggang sebagai tanda penghormatan kepada para dewa. Tujuannya adalah untuk “memisahkan” antara tubuh yang rendah, jasad dan ruh tertinggi. Berikan tip sebesar Rp 3.000 sampai 5.000 kepada penjaga untuk menggunakan sarung dan selendang. Anda dianjurkan untuk mengenakan topi dan kaca mata hitam selama siang hari. Banyak yang dapat diperoleh di sini, baik yang bermerek atau ...tiruan.

Sisakan ruang kosong di tas anda: anda sudah pasti akan banyak berbelanja!

KEGIATAN OLAH RAGA

Jika anda suka berolah raga, anda dapat melakukan beberapa di antaranya di Bali.

Olah raga yang berkaitan dengan laut dan air – salah satu di antaranya – berselancar. Anda dapat menyewa papan selancar dan melakukan olah raga tersebut di berbagai lokasi dengan berbagai tingkat kesulitan (Kuta untuk pemula, Canggu untuk yang telah mahir dan Padang Padang di dekat Uluwatu untuk mereka yang benar-benar menyukai tantangan).

Kemudian ada scuba diving. Laut di Bali hangat sepanjang tahun, terumbu karang menutupi hingga beberapa km dan ikan yang melimpah membuat olah raga ini benar-benar menyenangkan.

Anda dapat bersnorkel (lebih baik membawa peralatan anda sendiri daripada menyewa karena hanya sedikit ruang yang dibutuhkan). Tanki oksigen dapat disewa seharga 2 sampai 3 Euro. Jika anda suka, anda dapat menyewa peralatan lengkap kira-kira seharga 40 Euro per hari.

Kemudian layang-layang, selancar angin, arung jeram di sungai, bertamasya ke gunung dengan menggunakan sepeda, sepeda motor...bahkan naik unta atau gajah (tapi yang ini bukan olah raga!).

Jika anda menyukai golf, ada beberapa lapangan golf yang bagus: Nusa Dua, Bedugul (Danau Batur), Pecatu (menuju pura Uluwatu), Nirvana (Tanah Lot) dan lapangan golf 9 lubang di Bali Beach Hotel di Sanur.

Setiap wisatawan dikenai biaya sekitar Rp. 800.000 (sekitar 70 Euro) untuk menyewa sepatu, club, caddy dan menggunakan lapangan.

BAHASA

Bahasa nasional Indonesia adalah “Bahasa Indonesia”, yang diadopsi oleh para ahli bahasa pada tahun 1928 sebagai bahasa resmi dan bahasa kesatuan di kepulauan yang memiliki beragam bahasa tersebut.

Sejak 1945, ketika Republik Indonesia terbentuk, Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa resmi yang digunakan oleh sebagian besar penduduk.

Di Bali, selain Bahasa Indonesia, juga digunakan Bahasa Bali. Persisnya, Bahasa Bali ini terdiri dari tiga tingkatan: rendah, menengah dan tinggi – tergantung dari kasta si penutur dan lawan bicaranya. Bahasa ini ditulis dalam aksara Bali yang dapat anda lihat pada rambu-rambu lalu lintas dan gedung-gedung perkantoran, di atas [tulisan dalam] Bahasa Indonesia.

Jangan khawatir, Bahasa Bali hanya digunakan oleh Orang Bali di antara mereka sendiri dan mereka tidak mengalami kesulitan berbahasa Indonesia. Semua masyarakat lokal yang telah berinteraksi dengan para wisatawan dapat berbahasa Inggris dan mereka sangat sabar jika anda mendapat kesulitan mengekspresikan diri dengan benar.